sarjana!

Wisuda wisuda wisudaaa!

Alhamdulillah 29 Oktober 2011 yang lalu saya resmi jadi sarjana. :’)
Senang banget akhirnya bisa menyelesaikan dan melewati satu milestone dalam hidup. Semoga seterusnya bisa jadi orang yang berguna bagi sekitar. Demi Tuhan, keluarga, bangsa, dan almamater!

Rangkaian acara wisuda seperti biasa dimulai dengan syukuran wisuda HME yang lagi lagi di Arum Manis. Menyenangkan. Mengharukan. Yap, akhirnya nangis banjir juga saat acara terima kasih ke ortu. Oh padahal acara puncak yang tak pernah berubah selama sembilan syukwis terakhir ini ga pernah segitunya untuk saya. Ternyata mengalaminya sendiri sangat ‘berasa’ lhoh. Kalau dihitung-hitung, betapa banyak yang sudah dikorbankan oleh orang tua sampai kita bisa menjadi seperti sekarang. Waktu, tenaga, kasih sayang, materi. Semuanya ga bisa dibalas deh. Yang bisa saya lakukan adalah terus membuat orang tua merasa bangga dan bahagia :’)

keluarga tercinta :*

Di acara syukwis ini juga saya sadar kalau saya akan sangat sangat merindukan masa-masa ini. Kuliah. Teman-teman. Bandung. Aaah, habis ini semua bakal mulai fokus menjalani hidup di jalannya masing-masing. Nanti bakalan ada yang kerja, lanjutin sekolah, bisnis, nikah, di kota ini, di kota itu, di dalam negeri, di luar negeri. Aaah, I definitely will miss this day, fellas :’)

Rangkaian acara selanjutnya adalah wisuda di Sabuga. Untuk mengenang hari bersejarah ini, akhirnya saya terpaksa berdandan rapi di pagi subuh hari. Kemudian saya, adek, bapak, ibu, adit mendokumentasikan momen bahagia ini dengan berfoto studio di pagi buta. Yahh sekalian biar punya foto keluarga deh :D

Acara wisuda berkesan banget, superrr. Dimulai dari deg-degan mau salam sama rektor (sebenernya bukan karena rektornya sih, tapi gimana biar dapet foto salaman bagus yang cuma bisa diperoleh sekali seumur hidup hahaha), lepas kebaya demi arak-arakan (iya, ga kayak jurusan lain yang ampe sore masih cantik, kebaya gw cuma bertahan ampe jam 13.30 dan berubah wujud jadi kaos, celana pendek, dan crocs -_-), diarak di sabuga-saraga-kampus (oh gini ya rasanya diarak, biasanya kan ngarak doang #takjub), ampe dapet setruman yeaaay! \(^^)/

Aaah emang deh kayaknya ga ada acara wisuda yang lebih keren dari kampus gw. Hahaha sotoy :P

Wisuda. Satu tahapan hidup sudah dilalui. Saatnya ke tahapan berikutnya yang pastinya tidak lebih mudah. Semoga kita sukses selalu. :)

penutupan rekening mahasiswa ITB

So, hari ini (eh udah lewat jam 12, berarti kemaren ya) saya mengurus salah satu syarat wisuda, yaitu penutupan rekening mahasiswa. Saya mengurusnya tadi pagi jam 11 (pagi beneeer -_-“) di BNI GKU Timur.

Pas masuk ke bank, bilang aja ke satpamnya mau tutup rekening untuk syarat wisuda dan dapatlah nomor antrian customer service. Tadi saya dapet nomer 101 dan antrian saat itu “baru” nomer 57. Jeng jeng jeng jeng…! .___.
Agar tidak bernasib seperti saya, disarankan kepada pejuang tutup rekening untuk: datanglah pagi-pagi sekali pas bank baru buka (jam 8) atau cari cabang lain yang sepi!

Nah, untuk tutup rekening ini ada beberapa hal yang harus disiapkan, yaitu:

  1. Fotokopi KTP, KTM, dan KSM.
  2. Buku tabungan.
  3. Surat Keterangan Lulus (SKL) sementara (minta di TU prodi masing-masing).

Make sure dokumen yang diperlukan udah siap biar ga bolak-balik.
Satu jam berlalu…nomer ga maju banyak… Akhirnya saya pun makan siang dulu. Dan pas balik, nomernya tetap tidak bergerak cepat. >_<
Agak sebel ya sebenernya dengan antrian superpanjang ini. Emang sih salah saya juga datengnya siang. Tapi ya udah tau lagi deadline urusan pra-wisuda dan tutup rekening, kok ya CS nya cuma ada 2 dari 4 loket. Ga belajar rekayasa trafik nih si bank. Congestion, congestion everywhere deh. -_-
Tapiii kesebelan saya tidak lama-lama karena sepertinya banyak orang yang mudah berputus asa di sana, banyak yang di skip jadinya gerakan nomer antrian semakin cepat. 81..82..83..95..100..101!!! \o/

Tuhan memang bersama orang-orang yang sabar. :’)

Sampai di meja CS kita akan diberi pilihan untuk menutup rekening saja atau sekaligus mengonversinya jadi BNI Taplus. Saya pilih jadi BNI Taplus dengan kartu instan (kartu ATM yang saat itu juga jadi dan bisa langsung dipake, tapi ga ada nama kita). Sebenernya saya ga suka yang instan instan apalagi mie instan, tapi apalah pentingnya nama kita di bagian depan kartu, toh di bagian belakang nantinya ditulis dan ditanda tangan. (emang aja sih males nunggu 1-2 minggu untuk kartu baru) :P

Dan beberapa menit kemudian, done! Senangnyaaa :)

yeay akhirnya satu urusan pra-wisuda selesai hari ini, eh kemaren maksudnya.
yeay juga karena punya kartu ATM baru \(‘-‘\)(/’-‘)/

wisuda-thingy to-do list

Done:

  • kartu Perpustakaan Pusat dicap bebas pinjam
  • tanda bebas pinjam perpustakaan prodi
  • pembuatan Surat Keterangan Lulus (SKL)
  • penutupan rekening mahasiswa
  • 4 lembar pasfoto hitam putih ukuran 4×6
  • nilai udah ga ada yang “T”
  • booking salon untuk make-up dan sanggul
  • booking foto studio

Undone:

  1. BUKU TUGAS AKHIR FINAL!!!
  2. CD berisi softcopy pasfoto dan buku TA final
  3. poster berukuran A2
  4. booking penginapan
  5. isi kuesioner wisudawan
  6. bikin kebaya dan dress
  7. ngurusin badan
  8. ngilangin jerawat
  9. bayar iuran wisuda ITB
  10. bayar iuran wisuda HME ITB

Update (23 Oktober 2011):
1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 9 done!
Bayar iuran wisuda HME ITB akan dilakukan segera. Berarti “tinggal” ilangin jerawat dan kurusin badan! Syusah beneeer =_=