Road trip di Arab Saudi: Places of interest

Ternyata, jalan-jalan di Arab Saudi itu menarik banget! Empat tahun hidup di sini seringnya main ke Jeddah doang buat nge-mall hahaha. Paling jauh mainnya ke Mekkah, Taif dan Madinah. YHA.

Jalan-jalan versi saya itu biasanya city tour; muter-muter kota, lalu ke museum dan bangunan bersejarah. Sayangnya, there’s no such thing di sini. Walaupun dari segi lokasi jazirah Arab ini kaya akan sejarah religi, bangunan bersejarah biasanya tidak dilestarikan karena berbagai alasan. Namun kalau kita mau mencari-cari, ternyata ada aja tempat yang bisa dilihat di Saudi! Selain itu sepanjang perjalanan, mata kita juga disuguhi dengan pemandangan-pemandangan yang menarik. Formasi bukit dan bebatuan yang tidak biasa, kawanan unta-unta, sampai padang rumput yang sangat jarang dijumpai.

Baca juga: Road trip di Arab Saudi: Serba-serbi


MADINAH

Perjalanan kami ke daerah utara Arab Saudi dimulai dari Madinah. Untuk pertama kalinya, kami mendatangi The Holy Quran Exhibition di Madinah yang berlokasi di dekat Gate 5 Masjid Nabawi. Masuk ke pameran ini tidak dipungut biaya, selain itu ada free tour guide juga. Di dalamnya, kita dapat melihat berbagai manuskrip Quran yang dapat ditemukan dan dipelihara oleh pemerintah Saudi.

Maps: The Holy Quran Exhibition


AL ULA

PSX_20181225_205556

From the top of Al Ula!

Setelah menginap dua malam di Madinah, ketika matahari terbit kami berangkat ke Al Ula yang berjarak sekitar 320km di utara Madinah. Kota ini terkenal dengan situs arkeologinya, seperti Madain Saleh dan jejak peninggalan Nabatean Kingdom. Madain Saleh merujuk pada bekas tempat tinggal kaum Nabi Saleh AS, sedangkan Nabatean Kingdom merupakan sister city-nya Petra Jordan, jadi di sini juga terdapat makam yang bentuknya mirip-mirip dengan di Petra.

Read More

Road trip di Arab Saudi: Serba-serbi

Beberapa bulan yang lalu, saya sekeluarga mengarungi jalanan Arab Saudi dari Thuwal menuju utara sampai Haql. Kami menjelajah sejauh kurang lebih 3000km dengan rute KAUST – Madinah – Al Ula – Tabuk – Wadi Disah – Haql – Duba – KAUST. Blog post kali ini akan berisi tentang serba-serbi perjalanan kami, mulai dari jalanan di Saudi, sampai dengan mencari penginapan dan makanan.

Baca juga: Road trip perdana


THE ROAD

Hal pertama yang patut disoroti dan diacungi jempol di perjalanan kali ini adalah jalan tol-nya. Jalan tol di Saudi gratis. Selain itu kualitasnya jalannya juga bagus! Di mana ada kehidupan (walaupun cuma secuil), pasti ada akses jalan yang mumpuni. Jadi, jangan khawatir akan berhadapan dengan jalan pasir, bebatuan, atau tanah, kecuali emang niat off the road.

20181224_123242

Jalan menuju Wadi Disah, Route 8788

Seperti yang ditunjukkan pada foto di atas, walaupun kanan-kiri hanya gunung batu dan sepanjang mata memandang hanya mobil kami yang lewat, kualitas jalan tetap bagus. Apakah di sekitarnya terdapat peradaban? Setelah kami telusuri selama setengah jam sampai jalannya buntu, di ujung jalan hanya ada satu gubuk dan sekawanan unta. BHAIQUE.

Tidak seperti di Indonesia yang jalan tol-nya dinamai dengan singkatan-singkatan, jalan tol di sini Read More

Jalan-jalan ke Jepang

Bulan Maret lalu, saya bersama suami, bapak dan ibu mertua pergi ke Jepang selama kira-kira 12 hari. Perjalanan kali ini sangat sangat sangat berkesan karena ini salah satu destinasi idaman kami. Kenapa Jepang? Karena culture-nya, makanannya, ease-of-travel-nya serta manner/etiquette-nya.

Selama hampir dua minggu kami berkeliling mulai dari

Read More