Semester VI selesaaai!

Hari ini adalah penutupan semester VI yang saya rayakan dengan UAS Sistem Komunikasi II. UAS nya dahsyat lah susahnya, keterlaluan lah soalnya. Tapi….

pas keluar kelas malah ketawa-ketawa. hahahaa… Bukan ketawa karena kesukseskan mengerjakan UAS tentunya. Entahlah ini bentuk ketawa karena gila akibat pembantaian semester ini atau ketawa karena euforia berakhirnya semester sadis ini. hahahaaa, pokoknya hari ini bener-bener senang dan ketawa-ketawa lah!

Huaaah, senang banget sampai ga tau cara melampiaskan kesenangan ini lagi selain dengan senyum dan tertawa. Tadi abis ujian udah makan enak ama Ina, Ira, Timor, dan Amel di Steik Batu. Abis itu tuker-tukeran file film ama Ira juga (saking banyaknya, ga paham lagi deh cara nontonnya, hahaha).

Baiklah, daripada berlarut-larut terperangkap dalam euforia ini, saya akan me-review semester VI ini.

Semester VI. Saya ambil kuliah 19 SKS sajaaa karena semester sebelumnya IP bener-bener bungee jumping. 19 SKS yang terdiri dari 6 pelajaran yang masing-masing 3 SKS dan (banyak) praktikum yang terangkum dalam 1 SKS yang menyesatkan. Kenapa menyesatkan? Tentu saja! 5 mata praktikum dengan total 10 modul yang diselesaikan dalam waktu 1 bulan terangkum dalam 1 SKS! Kejamnya duniaaa… Andai saya bisa meminta kesamaan hak atas kewajiban yang saya laksanakan. Saya minta praktikum seperti itu berbobot minimal 5 SKS! hahaha

Oke, sudah cukup curahan tentang praktikumnya. Mari sekarang membahas 18 SKS yang lain…

1. Medan Elektromagnetik II oleh Bu Chairunnisa. Pelajaran ini menjadi begitu enak dan menyenangkan setelah diajarkan oleh Bu Nisa. Pembahasan materi oleh dosen cukup cepat, tapi akhirnya saya mengerti konsep stub dan cara menggunakan Smith Chart. Seperti kata pepatah: “Tidak ada kata terlambat untuk belajar”, apalagi untuk mengerti tentunya (pembelaan!). FYI, kuliah ini sering ditiadakan, tapi yang saya heran, semua bahan kok bisa disampaikan dengan baik yaa? Tapi, saya masih belum yakin dengan nilai yang akan saya peroleh dalam kuliah ini, masalahnya seiring meningkatnya pemahaman saya, meningkat pula ke-kreatifan sang dosen dalam membuat soal kuis dan ujian. -___-

2. Sistem Komunikasi II oleh Pak Sugihartono. Kuliah ini berbicara tentang sinyal, modulasi, lalalaa ga ngerti juga sih. Saya pikir mata kuliah ini akan lebih mudah daripada Siskom I (begitu kabar dari kakak angkatan), tapi ternyata sama saja nasibnya. Mata kuliah sulit dengan dosen yang baik insya Allah menghasilkan nilai yang baik. Lalu, bagaimana dengan mata kuliah sulit dengan dosen-yang-sangat-baik-tapi-jadi-pundung-karena-mahasiswanya? Wallahualam. Kita lihat saja nanti. Saya sendiri sudah pasrah dengan hasilnya. Kalo nilai saya jelek, berarti itu memang karena saya tidak mengerti. :D

3. Rekayasa Trafik Telekomunikasi oleh Pak Sigit H. Yup, menurut saya ini adalah kuliah dengan tingkat kemengertian tertinggi saya semester ini. Materi kuliahnya sendiri menurut saya cukup menarik, traffic, queuing, overflow, dan lain-lain. Kunci keberhasilan dalam kuliah ini adalah hadir before-time (karena kalo telat maka ga diabsen maka poin berkurang), bertanyalah pada sesi tanya jawab (apalagi kalo pertemuan sebelumnya ga masuk, maka nilai pertanyaan dapat meng-cover pengurangan nilai ketidakhadiran), belajar dari soal tahun lalu (sangat membantu saat kuis karena soalnya ga jauh beda), dan jangan berhenti menulis saat ujian (dengan waktu yang minim, soal yang jawabannya panjang, dan kecepatan menulis yang kurang dapat menyebabkan kurang waktu bin ga selesai). :)

4. Elektronika Komunikasi dan Gelombang Mikro oleh Pak Endon dan Pak Munir. Okeee, honestly mata kuliah ini menarik dan menyenangkan. Perancangan filter, mixer, RPI, osilator gtu. Suka lah saya ama yang begituan. Tapi itu lhooo, kalo kuis kok soalnya unpredictable banget yaa. No more comments lah untuk pelajaran ini. Berharap yang terbaik saja, hehe

5. Antena dan Propagasi Gelombang oleh Pak Herman Judawisastra. Akhirnyaaa, dapet juga mata kuliah ini. Deg-degan banget awalnya berhubung diajar oleh salah satu dosen yang sangat sangat disegani seluruh civitas Teknik Telekomunikasi (haha, agak lebay, tapi emang gtu sih kayaknya). Melihat hasil angkatan atas semester lalu, cukup miris. Tapi, akhirnya saya tidak asing dengan angka-angka itu. huhu.. Pelajarannya menurut saya menyenangkan. Kalo katanya Antena tuh sebanding ama Elektronika Daya-nya anak Power, saya kurang setuju sih. Emang ga tau sih pelajaran Elda kayak apa, tapi “Antena tuh sebenernya pelajarannya ga susah kalau kita mengerti” (quoted from Pak Herman) — semua pelajaran juga gtu. Yang menjebak di Antena adalah trivia-trivia yang seakan-akan seluruh manusia yang mengambil mata kuliah ini harus tau, mulai dari band frekuensi kerja satelit Palapa C, gain antena stub pendek, dan masih banyaaaaaak lagi trivia lainnya — yang kebanyakan saya ga tau makanya terjebak. Kalo dari hasil, yaaah ga bagus sih, mean nya rendah, variance nya juga rendah, ikut UAS pula. Berdoa sajalah…

6. Sistem Komunikasi Optik oleh Pak Hardi Nusantara. Ini pelajaran yang cukup menarik menurut saya. Sesuai judulnya, yang dibahas yaa tentang sistem komunikasi dengan fiber optik, optical source, photodetector, dan bagian lainnya. Enak pelajarannya, ditambah kelas yang sepi dan dosen yang cukup ramah dan baik, pas lah. Yang jadi masalah di kuliah ini adalah ketidaksinkronan antara dua dosen yang mengajar. Dosen A ngajar apa, dosen B lebih menekankan kemana, alhasil pas ujian KO deh. Trus yang paling ga nahan adalah jutaan rumus dalam satu babnya yang saya ga tau mana yang penting mana yang ga. Bayangin aja dalam satu bab bisa ada sekitar 50 persamaan rumus. Dan kita mempelajari 12 bab! Alhamdulillah pada saat UAS, dosen kelas saya berbaik hati dengan memperbolehkan catatan sebanyak 2 lembar A4. Sekali lagi, mari kita berdoa, semoga hasil yang diperoleh baik! :)

Begitulah sekilas info 6 mata kuliah yang saya ambil di semester ini di mana kesemua pelajaran wajib semester ini ada praktikumnya. GRAO! (Oke, mari stop pembahasan di sini sebelum ngedumel tentang praktikum lagi, haha!)

Yup, sekian aja deh.

Bye bye semester VI…! Semoga hasilnya gemilang!

Selamat berlibur bagi kawan-kawan yang merayakan… :)

*semester VI selesai berarti menuju semester VII berarti udah jadi mahasiswa tingkat akhir, aaaaaaaaaaa mendadak panik!!!

Memudahkan segala hal, mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat, …

Teknologi, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Memudahkan segala hal, tapi juga membuat kita menjadi less-prepared. Ohya tambah lagi, membuat malas gerak dan membuat stress. haha

Yaa, menurut saya, begitulah efek dari perkembangan teknologi yang saya rasakan sekarang.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat benar-benar membuat hidup menjadi semakin mudah. Kangen dengan keluarga dan teman-teman di beda kota beda negara? Ga usah repot-repot karena kita tinggal telpon, sms, bahkan video call. Hilang kontak dengan teman-teman masa kecil? Ga perlu pusing juga sih karena situs jejaring sosial memungkinkan kita untuk menemukan mereka kembali. Sekarang, mau membeli sesuatu pun terkadang kita ga usah ‘gerak’, karena sudah banyaknya fasilitas pemesanan barang secara online. Yup, jarak benar-benar tak lagi jadi masalah di sini.

Tapi selain segala kemudahan itu, saya juga merasa kalau teknologi menjauhkan yang dekat dan membuat kita jadi menggampangkan setiap hal. Misalnya aja, saya lagi perlu bahan-bahan kuliah dengan segera, maka teman saya dengan mudah tinggal scan bahan kuliah, trus kirim. Kebayang ga sih gimana kalo jaman dulu. Setidaknya untuk kasus yang sama kita sebaiknya prepare bahan kuliah dari sebelumnya, ga nge-deadline, dan pasti kita berkunjung atau bertemu langsung untuk sharing file.

Terus yang lebih parah tuh chatting-an dengan orang yang ada di deket kita dibanding ngomong langsung. Bales-balesan komentar di situs jejaring sosial, padahal sebelahan. Haha.. Saya sendiri bukannya ga pernah kayak gini. Sering banget YM-an ama tetangga kosan, sampai tadi kita ngobrol langsung, face-to-face, setelah sekian lama. Di akhir obrolan ‘singkat’ yang hampir 2 jam itu, ekspresi kita sama: “udah lama yaa kita ga ngobrol sebanyak ini”, “wah kangen banget ama loe, padahal kamar kita deketan!”, “udah berapa abad yaa kita ga ngobrol langsung gini, hahaha”, dsb. Heeuuu, parah parah, yang dekat jadi berasa jauh. Emang beda sih sensasi ngobrol langsung ama ga langsung.

Contoh lain adalah ketika beberapa orang sedang berkumpul, tapi masing-masing malah sibuk dengan gadgetnya. Ada yang YM-an, twitter-an, plurk-an, facebook-an, dan -an-an lainnya. Hello.., ayo singkirkanlah gadget kalian dan mengobrol lah, hahaha.. Saya juga ga jarang kayak gini, kayaknya harus mulai dikurangi nih kebiasaan autis dengan HP saat lagi kumpul dengan banyak orang. :D

Terus, siapa sih yang ga betah berlama-lama asyik dengan komputer, BB, dan HP nya. Cukup bikin males gerak menurut saya sih, saya juga salah satu korban masalahnya. haha.. Selain itu, waktu itu saya sempet baca salah satu artikel (lupa sumbernya dari mana) yang menuliskan bahwa hasil penelitian menunjukkan penggunaan teknologi (komputer, BB, HP, dan sebagainya) dapat merusak tidur dan meningkatkan stress. Gimana ga? HP dan BB bunyi-bunyi mulu karena notifikasi ini-itu, bikin bentar-bentar ngecek HP yang katanya sampai membuat tidur kita ga berkualitas karena kita selalu waspada sama bunyi-bunyi notifikasi dari HP. haha entahlah yang ini benar atau ga…

Teknologi oh teknologi…

Kucing Kost-an

Wonder why I am so easily distracted.

Yahh begitulah, kenapa saya mudah sekali terpengaruh, sulit fokus. Yang kayak gini nih bikin kerjaan ga selesai-selesai. haha

Jadi, hari ini saya ada ujian Rekayasa Trafik Telekomunikasi jam 1 siang. Naah, harusnya semalem dipake buat belajar kan yaa. Tapiii, semalem pas mau belajar, oiya bahannya blom ada, print dulu deh.

Baru mulai belajar, terdengar suara mengeong di luar kamar. Ga berhenti-berhenti juga lagi. Berisiiiik. Akhirnya saya tengok lewat jendela, wahh ada kucing lagi kebingungan kayaknya. Muter-muter, mengeong-ngeong. Saat itu, di tengah dinginnya malam dan heningnya kosan, si kucing malah menatap saya dari luar jendela dan bergerak mendekati pintu kamar. Hoalaaah, makin rame aja deh! Akhirnya karena kasian, saya keluar dan ngobrol ama kucing itu. Hoo ternyata dia mau keluar toh. Saya ambil kunci pintu depan dan membuka pintu.

Ooooh, ternyata anak si kucing ketinggalan di luar, pantesan si kucing panik. Terharu banget ngeliatnya. Pas saya buka pintu, si kucing langsung lari ke anaknya yang juga lagi nangis-nangis di luar kosan di gelapnya malam di dinginnya kota Bandung setelah hujan. Langsung saja si anak kucing mendekat ke ibunya, mencari kehangatan. Si kucing pun langsung jilat-jilat si anak kucing, di peluk. Kyaaa, so sweet bangeeet, berasa nonton Termehek-mehek. hahaha

Sejenak saya terdiam ngeliat kucing tersebut dan anaknya. Sedih. Terharu. Ya Allah, kucing yang jadi ibu aja segitu care nya ama anaknya yaa, apalagi manusia yaa (logikanya sih harusnya dengan karunia akal yang diberikan oleh Sang Pencipta, manusia bisa lebih baik dari hewan seperti kucing). Lama saya terdiam di depan pintu kosan. Si anak kucing tampaknya kedinginan, dia terus aja muter-muter nyari tempat hangat di deket ibunya.

Hati saya tergerak. Akhirnya saya muter-muter sendiri di kamar kosan. Nyari sesuatu yang bisa dipake tidur buat kucing dan anaknya. Wahh, ada tutup bekas kardus kertas! Muter-muter lagi nyari sesuatu yang hangat. Heeeuu apa yaa? Akhirnya pake keset kaki di kamar. Siap sudah. Eh, tapi kok kayaknya ga nyaman yaa. Muter-muter lagi. Akhirnya saya gunting celana training yang udah ga saya pakai. Voila! Jadilah tempat tidur yang cukup hangat buat si kucing.

Saya ke luar lagi, trus mengarahkan si kucing buat tidur di situ. Bengong. Ngeliatin. Ngobrol-ngobrol dikit ama si kucing (cem orang gila tengah malem ngobrol ama kucing di luar rumah). Udara malam semakin dingin. Akhirnya saya masuk deh. Ga kebayang jadi si kucing yang harus tidur dingin-dinginan gtu. Bisa-bisa alergi dingin saya kambuh itu mah. haha

si kucing dan anaknya di tempat tidur bekas kardus kertas

Wiiih, ga kerasa banget udah larut malam, akhirnya saya tidur karena kelelahan yang terakumulasi. Bukannya belajar yaa -__-

Tapi ga nyesel sih, setelah ngelakuin itu jadi seneng, ada kepuasan tersendiri. Apalagi pas tadi pulang dari kampus ngeliat si anak kucing tidur disitu. : )

Warna-warni minggu ini…

Hmm.., pengen cerita hari-hari gw di minggu ini aja…

Hari-hari gw yang monoton, tapi penuh suka duka… Hohoho :)

.

Minggu ini, entah kenapa gw sangat merindukan keluarga gw di rumah. Maklum, dah lumayan lama juga ga pulang, padahal masih liburan. Keluarga pun bertanya-tanya gerangan apa yang gw lakukan di Bandung. Hohoho

.

Liburan gw dihabiskan di Bandung untuk membina cinta. Membina cinta dengan 2008; membina cinta dengan 2007, dengan sesama panitia, melalui kegiatan Masa Bina Cinta 2009.

Tak terasa kegiatan MBC ini sudah berlangsung 2 minggu. Dua minggu liburan yang memberikan banyak pelajaran buat gw. Mulai dari materi-materi yang diberikan, sampai pelajaran untuk bangun pagi-pagi banget. Hahaha :P

.

Di sela-sela padatnya kegiatan MBC, 2007 sempat mengadakan makrab sederhana pada hari Kamis, 30 Juli 2009, bertempat di rumah Kresno. Kegiatan ini diadakan untuk lebih mengakrabkan panitia. Di makrab itu, kita buat BBQ (walau api panggangannya susah banget nyalaaa!!!), trus ada sesi curhat juga.

Akhirnya, malam itu, gw sadar klo MBC 2009 ini adalah MBC sebenarnya untuk gw. Karena, tahun lalu saat gw berposisi sebagai peserta, gw masih terlalu cuek dan menjalani MBC seadanya aja. Gw juga sadar sulitnya menjadi panitia, karena dalam hal ini kita ga boleh sekedar jadi EO aja, tapi juga harus menjadi kakak yang menurunkan nilai-nilai baik ke adik-adik nya. Hmm hmm hmm…, gw akhirnya merasa memiliki keluarga di Elektro ITB  ini. Love it!!! :)

.

.

Sabtu, 1 Agustus 2009 kegiatan MBC berlangsung sejak pagi hari. Hari ini gw bertugas sebagai evaluator (orang yang mengevaluasi kegiatan hari ini, bisa dibilang “Materi of The Day” juga). Deg deg-an banget hari ini. Gw takut banyak hal yang akan gw lewatkan sehingga mengganggu keberjalanan acara hari ini. Maklum, gw baru sekali ini jadi evaluator, evaluator cewe pertama pula. Kyaa kyaa.. hohoho

.

Hari Sabtu ini dimulai dengan sangat buruk. Saya bangun jam 4 pagi…, bagus sih. Tapi…, saya blom menyelesaikan TOR amazing race hari ini gara-gara ketiduran!!! Huff…, mau mati rasanya (lebay!). Gw ngetik kayak orang kalap.., untunglah di saat deadline, semua ide mengalir begitu saja seperti keran bocor. Haha.. Alhamdulillah jam 5 selesai. Tapi…, gw blom mandi. Dan akhirnya gw mandi kayak orang kalap (lagi!).

.

Setelah mandi dan menunaikan shalat subuh, gw keluar kosan dan mencari tempat nge-print, tapi…tutup semua (ya iyalah, masih jam 5-an gtuuu)!!!

Akhirnya balik lagi ke kosan dan gedor-gedor kamar tetangga untuk numpang nge-print (maaf ganggu teman.., kau sangat membantu hari itu :* )… Printer meneteskan tinta perlahan-lahan. Kemudian ada SMS dari Ardimas bahwa dia udah otw ke kosan gw!!! Huaaa.., ke-stress-an memuncak lah! Ketika lembar terakhir dikeluarkan oleh printer, gw langsung lari melesat ke luar kosan.

Setelah itu gw dan Ardimas ke DU untuk fotokopi. Ya ampunnn, tolong yaa…, mas-mas fotokopi nya lelet sekaliiiii… BT banget dehh…

Fotokopi selesai, langsung pergi dehh ke kampus. Melewati dinginnya pagi hari kota Bandung, Ardimas bawa motor pake ngebut! Wajah gw beku rasanya…

Nyampe kampus jam 05.48, huff untung ga telat!!! Langsung deh kita ke HME tercinta untuk briefing jam 6.00…

Overall, acara MBC hari ini berlangsung lumayan lancar, meskipun begitu gw tetap miss dalam beberapa hal. Hal tersebut tentunya dikarenakan kurangnya persiapan gw. T-T

Walaupun kaki pegal banget banget banget (ya iyalah.., keliling kampus 4 kali buat nge-cek pos-pos!!!), tapi hari ini gw senang bangettt karena melihat semangat dan antusiasme 2008 dalam menjalani acara MBC hari ini (ya iyalah antusias, kan acaranya senang-senang.. hahaha). Semoga semangat itu selalu ada di setiap acara MBC, ga cuma pas sesi senang-senang aja. Dan yang pasti, semangat panitia ga boleh kalah ama semangat peserta!!! Semangattt Champ!!!

(Ohya, hari ini setelah acara berlangsung, gw memimpin “Oke Champ” untuk pertama kalinya… Senang bangettttt!!!)

.

Hari ini ditutup dengan nonton bareng UP bersama Ardimas, Lala, Intan, Timor, dan Chopie di Ciwalk XXI pukul 22.00… Karena kelelahan yang melanda, banyak dari kami yang ketiduran saat film berlangsung. Gw juga sempat ketiduran pas klimaks, 30 menit ada kali yaa. Hahahaaa.., parah dahh, kayaknya harus nonton lagi. :D

.

Sekian lah cerita untuk minggu ini… Walaupun minggu ini ditutup dengan kondisi tubuh gw yang tidak enak alias kurang fit, tapi gw harus tetap semangat!!! Semoga hari-hari esok lebih baik dan berwarna-warni. Smile Champ! :)