Her Private Life

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya di sini, hubungan saya dengan drama Korea sudah berlangsung selama belasan tahun. Walaupun saat ini agenda menonton saya sudah tidak se-intensif dulu, once in a while ada saja drama yang saya tonton. Selama bertahun-tahun, saya memperhatikan bahwa banyak sekali perubahan yang terjadi, misalnya dari imajinasi penulis (Goblin), tempat syuting (di luar negeri biar greget, contoh: Memories of Alhambra), sampai adegan kiss yang dulunya cringe banget, sekarang jadi lebih realistis.

Kemarin ini, saya baru saja menyelesaikan drama Her Private Life yang bercerita tentang seorang curator yang juga memiliki identitas rahasia sebagai fangirl dan fanpage manager. Ceritanya sangat sederhana dan ga perlu mikir, karakternya pun baik semua jadi nontonnya ga stress. Sebenarnya pas awal menonton drama ini, saya merasakan vibe-nya What’s Wrong with Secretary Kim (yang saya juga suka; Park Min-young memang queen of romance and chemistry!). Tapi, ternyata this is even better!

Her_Private_Life

Source: Wikipedia

Read More

Drama Korea

Akhir-akhir ini rada sakaw drama Korea. Kayak banyak serial Korea tapi males juga nonton buang-buang waktu kalau ceritanya typical. Typical drama Korea is di mana ada pria wanita dengan kesenjangan sosial yang luar biasa dan banyak chaebol chaebol muda tampan. Yakali kan late 20 jadi CEO padahal kerjanya ga ngapa-ngapain malah cinta-cintaan.

Well, gw selektif begini semua salah Goblin (?)! Mana kebayang cerita yang isinya goblin, grim reaper, deity dan goblin bride bisa feels so relatable. Begitu juga dengan kisah alien yang ratusan hidup di bumi dan jatuh cinta sama artis cacat jiwa (red: My Love from Another Star (Kim So Hyun, Jun Ji-hyun)). Atau cerita punya pacar siluman rubah ekor sembilan (red: My Girlfriend is a Nine-Tailed Fox (Shin Min-Ah)). Kreativitas dalam cerita yang mereka buat sangat menakjubkan. Setelah menonton serial-serial yang seperti itu, entah kenapa kok makin males sama cerita yang “gitu-gitu aja”.

Read More