is it wrong to be different?

Setelah membaca judul di atas, jangan berharap terlalu banyak dari tulisan ini. Saya bukan mau memberi kata-kata manis penyejuk jiwa pemberi inspirasi. Ini hanya cerita tentang hamster saya.

Cerita ini bermula kurang dari 3 bulan yang lalu ketika saya diberi hamster oleh seorang teman. Kedua hamster itu akhirnya saya beri nama ‘satu’ dan ‘dua’. Alhamdulillah yah, hamster nya masih hidup sampai sekarang. And guess what? Dua ekor hamster tersebut sudah berkembang biak jadi lima! Pada kelahiran pertama, ‘dua’ melahirkan 2 ekor hamster, mati satu, hidup satu, dan saya beri nama ‘tiga’. Beberapa saat kemudian, ‘dua’ melahirkan lagi 3 ekor hamster, mati satu, hidup dua, dan saya beri nama ’empat’ dan ‘lima’.

Hamster oh hamster, hidupnya cuma makan-main-tidur-kawin. -__-

Oh iya, yang di bold itu nama-nama hamster ya. Saking terlalu cepat perkembangbiakannya, saya jadi males kasi nama. :P

So, there’s this one different hamster. ‘Tiga’ atau yang biasa saya panggil ‘frik’. Iya dia emang freak. Agak berbeda juga dengan lainnya. Secara fisik, bulunya sangat jelek, terlihat selalu basah walaupun tidak. Ketika bapak dan ibunya merupakan jenis golden red eye, dia malah berwarna kusam dan agak hitam. Matanya agak sipit, tidak belo’. Dan ekornya agak panjang, 2 sampai 3 kali lebih panjang dari hamster jenisnya. :-S

Secara kelakuan, dia memang freak. Selalu merespon dengan lebay dan sering mencicit. Ga mau disentuh dan akan telentang kaget bisa disentuh saat terpojok. Ahh freak sekali si ‘frik’. -_-

Oh iya, si ‘frik’ ini berjenis kelamin betina. Beberapa waktu yang lalu, dia melahirkan 3 ekor hamster dan semuanya dia makan. Ahh freak sekali si ‘frik’. -_-

Tapi akhir-akhir ini saya suka kasian. Ketika ’empat’ dan ‘lima’ sudah mulai besar, si ‘frik’ jadi sering disiksa oleh adik-adiknya. Suara mencicit pagi siang malam pun terdengar di rumah. Kadang bapak dan ibunya juga menyiksa dia. Kalau yang lain sedang tidur, dia makan atau lari-lari di wheel. Kalau yang lain beraktivitas, dia tidur di rumahnya, mojok. Suka ga tega liatnya. :'(

Kenapa dia dimusihin sama keluarganya sendiri ya? Apa karena dia terlihat jelek dan berbeda? Kenapa ya? Kenapa ya? Kenapa ya? :(

Jadi bingung kan gimana mau nempatin dia. Masa’ iya saya harus beli akuarium khusus untuk dia seekor. Ahh galau sesi pagi gara-gara hamster ini namanya. :(

peliharaan baru: hamster

Beberapa hari yang lalu, saya diberi sepasang hamster oleh teman saya, Copi. Sebenernya ini perdana banget saya memelihara hewan-kecil-pengerat semacam ini. Agak deg-degan, takut dan geli juga pas mau pegang. -_-

Setelah dikasi, tadinya hamster ini mau saya beri nama. Karena peliharaan-peliharaan sebelumnya sudah me-reserve nama A-D (axel, brando, chiro, dan dido (rip)), maka sepasang hamster ini akan bernamakan E***** dan F*****. Lama berpikir akhirnya saya terpikir nama Esteban dan Francesca. Namun apa daya si hamster tidak responsif nor interaktif. Akhirnya selama ini saya paling “nyu nyu nyu” dan “hamtaro hamtaro” aja. Lagipula, saya masih ga bisa bedain yang jantan dan betina. Percuma tampaknya kalo diberi nama. Hiks -_-

Untuk memulai pelihara hamster dari nol, cukup banyak yang saya persiapkan. Mulai dari kandang, serbuk kayu, makanan, mainan, sampai pasir mandi berwangi rose. :P

Kandang yang saya beli berbahan besi-besi gtu, terdiri dari 3 tingkat. Tapi apa daya, si hamster kok-ya-lemah-banget-ga-bisa-manjat. Alhasil yang kepake cuma lantai pertama full dengan rumah, tempat makan, tempat minum, dan mainan.

Setelah beberapa hari memelihara hamster, kok agak ga seru ya. Apa saya salah asuhan? Apa memang belum sampai di saat serunya? Sehari-hari kerjaannya cuma tidur, terkadang bangun untuk makan dan minum, terkadang main-main di spinning wheel nya itu. Lalu tidur lagi. Kadang mau saya pegang dan elus-elus, tapi dia kabur terus ga bisa dipegang. Apa emang kayak begitu hidupnya? Atau saya yang sudah terbiasa memelihara hewan interaktif seperti anjing? :_(

Target saya memelihara hamster ini ga muluk-muluk. Semoga dia tahan beberapa bulan ga mati. Kalo dia beranak alhamdulillah, kalo ga ya gapapa. :’)

semoga saya ga cepet bosan deh sama si hamtaro ini