Captain America: The First Avengers \o/

Jumat, 9 September 2011. Captain America: The First Avenger mulai tayang serentak di bioskop-bioskop dalam negeri walaupun aslinya udah rilis dari akhir Juli. Saya yang sudah menunggu film ini sejak setahun yang lalu tentu saja hukumnya HARUS LANGSUNG NONTON! :))

Film ini saya nantikan sejak lama karena saya menunggu film The Avengers yang akan keluar bulan Mei 2012 dan saya juga pecinta Chris Evans. <3 <3 <3

Walaupun saya segitunya sama film ini, tapi bagi yang blom nonton yaa…do not expect too much from this movie. Filmnya menurut saya biasa aja sih. Kalau yang main bukan Chris Evans malah saya bakal bilang film ini superbiasa aja. Ceritanya standar. Steve Rogers, seorang pemuda kecil yang biasa-biasa saja ingin masuk militer dan membela negaranya di WWII. Lalu bertemulah dia dengan seorang scientist baik hati. Setelah disuntikkan serum, akhirnya dia berubah jadi kuat. Lalu jadi superhero. Sekian.

Sepanjang film berdurasi 124 menit ini, momen yang paling saya nantikan adalah saat Steve Rogers berubah dari gini:

menjadi seperti ini:

KYAAAAAAAAAAA……..!

Sebelumnya saya kira si skinny-Steve itu orang lain. Ternyata setelah googling, itu adalah Chris Evans yang di-reduce dengan special effect. Tadinya pembuat film memang menginginkan tubuh orang lain yang dipasang wajah Chris, tapi rasanya itu kurang sesuai karena gerak-gerik khas Chris Evans nya jadi ga dapet. BTW, film ini emang bejibun special effect-nya. Tapi body Chris Evans itu real! Asdfghjkl… Walaupun body-nya sejak berperan sebagai Human Torch (Fantastic Four) sudah terbentuk, tapi dia tetap workout habis-habisan untuk membentuk otot-otot demi film ini. :O :O :O

Oiya, back to the movie. Saya menonton film ini hanya sebagai intro untuk menonton The Avengers tahun depan. Di The Avengers itu nanti bakal ada Iron Man, Captain America, Thor (dan saya belum nonton filmnya karena katanya jelek), Hulk (?), dan Black Widow.

Nah karena film tersebut menggabungkan beberapa superhero, tentunya saya perlu mengetahui cerita-cerita masing-masing dan menghubungkan semuanya. Yang agak janggal di sini adalah hubungan antara Iron Man dan Captain America. Dalam film Captain America yang berlatar saat WWII tahun 1943 ini, Howard Stark (bapaknya Tony Stark aka Iron Man) merupakan salah satu tokoh yang membantu terciptanya Captain America. Dari penampilannya sih keliatannya late-30 lah. Yang jadi masalah adalah saat Iron Man diadaptasi ke tahun saat filmnya rilis, yaitu tahun 2008. Ada gap sekitar 65 tahun dan umur Tony Stark masih late-30 juga. Yah pokoknya ada masalah diskontinu waktu deh kalo dihubung-hubungin (halah). Yah namanya juga film fiksi ya. Hmm mungkin kalo latar film Iron Man beneran saat tahun 1960-an, hubungannya jadi masuk akal.

Oiya, setelah menonton Captain America ini, jadilah penonton yang baik dan tunggu sampai credit title nya selesai karena ada spoiler untuk film The Avengers (2012). Huaaa ga sabar banget nunggu filmnya! Ga bisa bayangin ada RDJ, Chris Evans, Scarlett Johansson, dan Cobie Smulders aka Robin Scherbatsky dalam satu film. RDJ dan Chris Evans, dua aktor favorit saya dalam satu film!!! Maybe I’ll KYAA-KYAA-ing during the movie and after. :P

Hmm, before I end this post, let me put two more photos from Captain America <3

Chris Evans aka Steve Rogers aka Captain America <3

Steve Rogers and Peggy Carter

Setelah nonton film ini gw merasa wanita-wanita jaman perang dulu make-up nya tebel-tebel dan rambutnya curly-wavy ribet. Dan akhirnya juga gw tau gambar-gambar pin-up yang suka ada di tumblr dan 9GAG itu maksudnya apa, ternyata oh ternyata sebagai publikasi jaman perang. :))

Picture source: 1, 2, 3, 4, 5

Kayaknya untuk gw film ini sebaiknya berjudul Chris Evans: The First Avenger <3 :P

puasa yo puasa

Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk merasakan dan menjalani bulan suci penuh berkah, Ramadhan 1432 H. Alhamdulillah juga puasa hari pertama dapat dilewati dengan lancar dan tak terasa berat.

BTW, mohon maaf lahir dan batin ya teman-teman sekalian. Maafkan kalau selama ini saya punya salah yang disengaja atau mungkin tidak disengaja. :)

Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan ini dilancarkan dan diberkahi. Semoga segala amalan baik kita di bulan suci ini diterima oleh Allah SWT. Semoga target-target kita selama bulan penuh berkah ini tercapai. Amin.

nonton final Indonesia Open Premier Super Series (IOPSS) 2011

Kemarin, hari Minggu, 26 Juni 2011, saya pergi menonton final IOPSS 2011 di Istora Senayan. Pertandingan dimulai jam setengah dua siang dengan urutan pertandingan sebagai berikut:

  • Ganda putra: Cai Yun/Fu Haifeng [CHN] vs Chai Biao/Guo Zhendong [CHN]
  • Tunggal putri: Wang Yihan [CHN] vs Saina Nehwal [IND]
  • Tunggal putra: Lee Chong Wei [MAL] vs Peter Gade [DEN]
  • Ganda putri: Vita Marissa/Nadya Melati [INA] vs Wang Xiaoli/Yu Yang [CHN]
  • Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [INA] vs Zhang Nan/Zhao Yunlei [CHN]

Dengan berbekal tiket dari Copi, saya pergi di-drop Bapak di Istora pukul 13.30. Diteriknya matahari siang yang menyengat, sebelum turun di depan mobil gw ada silverbird yang berhenti. AND GUESS WHAT?! Yang turun dari taksi itu adalah PETER GADE. Plis laaah… Peter Gade pemain-bulu-tangkis-asal-Denmark-yang-biar-udah-tua-tapi-tetep-superhandsome. Sumpah deh, bego banget gw ga minta foto bareng atau tanda tangan. Malah ngeliatin cengo, terpana. Kapan lagi coba cuma berjarak 3 meter dari Om Peter. Huaaaaa #supermenyesal2011 deh, eh bukan…tapi #supermenyesalsepanjangmasa deh. Huhuhu… T____T

Lain kali ga boleh ragu-ragu deh jadi orang. Hajar aja minta foto. Kalo jodoh, kita bakal ketemu lagi kan, Om? T__T

Sebagai gantinya, yaa gw cukup melihat foto-foto Om Peter deh..tanpa gw disampingnya. Hiksss… Here’s some of them:

Photos taken from here, here, here, and here.

Setelah kejadian superstupid-me itu, saya pergi mencari Timor. Ternyata eh ternyata, kita kelebihan 6 tiket VIP yang akhirnya wajah polos, lugu, dan kebingungan kami jadi incaran para calo-calo tiket yang haus uang. :-S

Saat itu, pertandingan pertama telah berakhir dengan kemenangan pasangan ganda putra tampan dari China, Fu Haifeng/Cai Yun atas rekan senegaranya. Sepertinya pertandingan berjalan cepat dan mudah. Beda poinnya juga jauh.

Saat kami masuk, pertandingan kedua berlangsung. Sania Nehwal dari India sedang unggul di set pertama. Tribun kami yang mostly orang India pun bersorak-sorai. Sayang sekali di set kedua dan ketiga permainan mulai dipegang oleh Wang Yihan, dan akhirnya trofi kedua untuk China.

Pertandingan ketiga, salah satu pertandingan yang saya tunggu-tunggu. Peter Gade (kyaaaaaa) melawan Lee Chong Wei. Yaaah sayang sekali karena ga foto bareng saya, Om Peter jadi ketinggalan sejak set pertama. Eh ga deng, emang faktor usia dan stamina juga kali yaa. Beberapa kali Om Peter jatuh untuk mengembalikan smash-smash Lee Chong Wei yang mematikan. Hiks… Curiga ini Lee Chong Wei pake cheat kotak-kotak-segitiga-bulat-L1-R1. Dikira maen PS. Ya tapi gtu deh. Bola ditempatkan di mana saja, dia bisa kembalikan. Smash tajam dan kencang. Lalu kemenangan yang tidak diekspresikan di wajah. Android? :-|

Selanjutnya adalah pertandingan ganda putri yang saya tunggu-tunggu. Sebagai anak Indonesia yang baik, tentunya saya mendukung pasangan Vita/Nadya. Sayang sekali, smash-smash dahsyat Nadya mudah dipatahkan oleh pasangan ganda China yang kalo ga salah merupakan peringkat 1 dunia. Selain itu, bola-bola kembalian Vita/Nadya juga banyak yang out. Huhuhu… Semoga di turnamen selanjutnya mereka sudah lebih berkembang deh, jadinya menang menang menang.

Pertandingan terakhir adalah pertandingan spektakuler (halah!) antara ganda campuran Indonesia dengan China. Di set pertama, pasangan Indonesia unggul dengan perjuangan yang wah. Tapi sedihnya di dua set berikutnya, pasangan China dengan mudah mencetak poin. Towi yang tampaknya kurang sabaran jadi banyak miss di dua set terakhir. Smash nya emang sih tajam dan kencang, tapi…nyangkut di net. Grogi kali ya?

Akhirnya China menjadi juara umum dengan membawa 4 trofi. Dan Indonesia, lagi-lagi tak bergelar di negara sendiri. Kalah ya kalah. Teguran buat lebih banyak memperbaiki diri lagi. Semoga di turnamen-turnamen bulu tangkis berikutnya Indonesia bisa menyumbangkan banyak emas. :)

Yaa sekian cerita saya mengenai hasil pertandingan final IOPSS 2011.

By the way, that was my first experience watching badminton games at the stadium. Dan rasanyaaaaa seruuu… Beda yaa sensasi nonton langsung dan via TV. Kalo lewat TV yaa teriak-teriak sendiri di rumah yang sepi, alhamdulillah kalo ada yang nemenin nonton. Kalo di stadion, ampe merinding deh kalo ada sesuatu. Kayak semua orang sehati ngedukung pemain dari negaranya masing-masing. Ramenya, riuhnya, kompaknya.

Dengan nonton langsung, kebayang ya rasanya jadi pemain gimana. Ditonton sekian ribu orang secara live pasti nervous, saya sih ga kebayang kalo jadi mereka. Mana rame banget yang udah pasti bikin ga konsen. Trus kalo jatuh ya beneran jatuh gitu keliatan. Kalo jump-smash juga yaa loncat setinggi itu. Waaaaa keren deh…

Trus yang paling kocak yaa penyelenggara pertandingan. Pas manggil pemain asing, biasa aja. Tapi pas yang dipanggil pemain kita, lampu langsung digelapin, trus pake lampu sorot untuk menunjuk pemain kita yang masuk ke lapangan, trus ada laser warna-warni bertuliskan nama pemain kita, tak lupa dengan backsound yang lebay. Oh lebay. Ga tau deh kalo yang kayak gtu masuk di TV nasional apa ga. Hehehe

Selain itu serunya nonton di stadion adalah kompaknya para supporter untuk mendukung tim atau menciutkan nyali pemain tim lain. Asik deh bisa ikutan “uuuuu-eaaa-uuu-eaaa” kayak yang di TV-TV. Hahaha… Dan lucunya, kemarin ini saat ganda campuran, di tengah pertandingan pemain China merasa terganggu karena ada serangga di lapangan. Pas serangganya nempel di wajah pemain putra, eh sama pemain putri diusap-usap mukanya biar serangganya pergi. Dan stadion pun bergemuruh “cieee” “aaaaa~” “soswiiit”. :))

Selain seru-serunya nonton di stadion, yang saya ga suka sih masih banyak orang-orang yang cuma glory-hunter. Udah bayar mahal-mahal, nonton panas-panas, cape-cape, menuh-menuhin stadion eh pas poin pemain kita udah ga mungkin untuk menang, malah pulang sebelum pertandingan selesai. Dukung dong pemainnya sampai abis, sampai naik podium walau cuma sebagai runner-up. Jangan dukung kalo menang doang! *emosi*

Dari nonton langsung itu, ga banyak foto yang saya ambil berhubung ga punya kamera digital dan resolusi kamera handphone pun menyedihkan, jadi yaa ini aja:

Pentungan. Karcis. Penanda di tangan. Foto burem pertandingan tunggal putri.

peter gade, kita bisa ketemu lagi kan? :*

Source Code (2011) : cinema, long time no see!

After looooong time not going to cinema, finally there’s worth-watching-movie again: Source Code.

Makes every second count.

Source Code was released on April 1st, 2011 in Europe and America. But, this movie has just aired few days ago, here. It’s all due to problem and regulation in Indonesia’s cinema that makes all Hollywood movies come late and some will not aired. :'(

OOPS! Spoiler alert! People who haven’t watch this movie may not want to read the rest of the article below. :)

Source Code is a science-fiction thriller movie directed by Duncan Jones, starring Jake Gyllenhaal, Michele Monaghan, Vera Farmiga, and Jeffrey Wright.

Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) is an army helicopter pilot who finds himself awake in a body of unknown man. Later, he knows that he is part of a mission to find Chicago train bomber. He’s being an experiment on a program called Source Code. Source Code is a program that allow a person to take over someone’s body in his/her last 8 minutes of life. It’s not a visit into past time, but go to an alternative reality.

Colter is placed in the closed chamber and Capt. Goodwin (Vera Farmiga) will explain the mission through screen and microphone. His mission is to gather information to prevent future bomb attack by locate bombs in the train, discover who builds them, and report the informations to Capt. Goodwin.

Every time he awakes in a train, Colter awakes in body of Sean Fentress, history teacher who ride the train with his friend, Christina (Michele Monaghan). He is sent back several times because the mission haven’t completed yet. Every time he is sent back, he can learn from the previous travel and perform different action.

Colter doesn’t remember how he got into this mission. His last memory is on a mission in Afghanistan. Confused, he discover through cellphone in the alternative reality that he died at the mission in Afghanistan. His injured body taken by Air Force and used by dr. Rutledge (Jeffrey Wright) for Source Code experiment.

This movie is kinda confusing. All you have to do is just pay fully attention to it to understand. There is a lot repetitive scenes, but they’re packaged well so the audiences are not boring. The ending makes audiences think, whether the present be changed or the day in the alternate world be saved.

After Colter discover everything about himself, he request to sent back once again in order to safe Christina and all the train passangers. After 8 minutes live in the alternate world, he is still there; not died, not sent back. In other scene, his text message in the alternate world to Capt. Goodwin arrived before any accident happen.

In my opinion, it’s not that the present changed. But…, in the alternate world, a day is saved. And Colter lives happily ever after in the alternate world in the body of Sean Fentress. :)

Every time he sent to the train, he got 8 minutes to accomplished the mission. (Why the director choose 8 minutes? Why not choosing 10 or 15 minutes?) Sometimes, the 8 minutes passed very fast. But, like the last-eight-minutes-travel, the 8 minutes is very very long. How can he do all that stuffs in 8 minutes? Have quick conversation with some of the passangers, deactivate the bomb, catch the bombmaker, send message, kiss Christina? Hahaha, that’s seems impossible.

OOT. Jake Gyllenhaal is handsome and awesome. kyaa kyaa…

What would you do if you only had eight minutes to live?

So, is there any alternate-parallel-world in this real life?

Imagining…, what am I doing there right now? What I’ve become?

No String Attached (2011)

This movie released on January 2011. Although it has been released long day ago, it is still available on the nearest cinema. Because of the end of the month (which means my monthly fees is run out), I simply downloaded it few days ago and watched it through my computer. :P

“You make my heart have premature ventricular contractions.”

“What?”

“You make my heart skip a beat.”

No String Attached is a romantic comedy movie starring Natalie Portman (Emma) and Ashton Kutcher (Adam).

Emma and Adam have known each other since they were kids. No matter life direction be, they’ll meet each other again and again. One day, Adam know that his girlfriend is having a relationship with his father. In this troubled time, he start calling every woman in his cellphone. The day after, he wake up in Emma’s apartment. Later, he knows that last night he drunked, texted Emma and shared all his stories. Emma leads him to her bedroom to give his pants, but they end up having sex.

Emma and Adam then decide to have each other as sex friends. They set up some ground rules for each other so their relationship not becoming too serious. No fighting, no jealousy, no staring deeply into each other eyes, blablabla. So, can sex friends stay best friends?

No string attached means to have casual sex without falling in love. Like usual romantic-comedy movie, there’s less romance at the beginning of the movie. The romances build gradually when the two main character find their love for each other. This movie is light and entertaining. One thing for sure, the story does not fit with eastern culture.

BTW, Natalie Portman looks beautiful. She can play her cast very good; independent woman who fears of having a relationship. And Ashton Kutcher looks handsome, certainly as always. :P

saya berjanji…

…untuk tidak memotong rambut di sepanjang tahun 2011!

*dalam hal ini diperbolehkan memotong rambut sedikiiiiit saja untuk merapikan setiap beberapa bulan sekali

Itulah janji saya di awal tahun 2011 ini. Janji ini saya buat karena keinginan untuk memiliki rambut panjang yang selama ini sulit sekali karena tragedi rambut pendek 2009. Dan semenjak saat itu, rambut ini jadi ketagihan untuk terus dipotong.

Terus tadi baru liat-liat artikel tentang model dan perawatan rambut. Dan langsung tergoda untuk ke salon, ganti model rambut -__-

Ayo ayo semangat yaa rambut! Masih ada 358 hari lagi sampai janji ini dipenuhi!

sangat tidak penting. tapi janji adalah janji…

malam tahun baru…

…terus kenapa?

What’s so special about this night?

Orang-orang buru-buru menyusun resolusi setahun ke depan. Hmm bagus sih… Mungkin karena pas ganti kalender aja kali yaa. Ada momentumnya gtu.

Gw sendiri bersama keluarga ga pernah merayakan malam tahun baruan dengan meriah. Paling di rumah, makan malem bareng, terus nonton TV. Momen untuk menyatukan satu keluarga kecil ini lah. :)

So, ngapain aja malam tahun baruan kalian?

2010 akan berakhir dalam 4 jam. selamat datang 2011, semoga menjadi tahun yang lebih baik :)