Menyusui

Mungkin ini adalah salah satu aktivitas yang paling saya sepelekan sebelum memiliki anak. Dulu saya pikir menyusui itu semudah penggambaran di iklan layanan masyarakat; ibu cantik nan ayu, pegang bayi anteng, sambil menyusui penuh senyum. Di kasus saya realitanya: hahahah nothing like that at all!

Ternyata menyusui ini proses belajar ibu dan juga bayi. Mas bayi saat baru lahir sulit sekali menyusui, saya pun sangat kaku dalam memposisikan. Kami sampai tiga kali berkunjung ke lactation consultant hanya untuk memperbaiki proses pelekatan. Anehnya,

Read More

Lahir dan belajar

Konon saat seorang bayi terlahir, maka lahir pula orang tua.
Ketika mereka belajar, orang tua belajar lebih banyak.

Tepat empat bulan dua hari yang lalu kami diberikan kepercayaan untuk merawat dan membesarkan seorang anak lelaki. Ga ada tanggung jawab yang lebih besar daripada ini! Ga pernah terbayang sebelumnya bahwa hidup kami akan berubah. Bukan perubahan yang sementara, tapi selamanya semenjak detik kelahiran itu. Tidak ada lagi gaya hidup yang asal-asalan, jadwal harian yang tak beraturan, jalan sampai malam, weekend malas-malasan.

Despite what people said, alhamdulillah kehamilan dan proses melahirkan saya cukup mudah. Anak kami pun sehat walafiat alhamdulillah. Mual-mual parah di empat bulan pertama (plus turun berat badan 5 kg, yeay!) memang ada, tapi alhamdulillah masih kuat bolak balik JED-CGK-JED dua kali. Proses melahirkannya sendiri tidak spektakuler. Tidak bukaan.moment worthy karena hasil fotonya pasti membosankan. Hahaha…

Read More

Jalan-jalan ke Jepang

Bulan Maret lalu, saya bersama suami, bapak dan ibu mertua pergi ke Jepang selama kira-kira 12 hari. Perjalanan kali ini sangat sangat sangat berkesan karena ini salah satu destinasi idaman kami. Kenapa Jepang? Karena culture-nya, makanannya, ease-of-travel-nya serta manner/etiquette-nya.

Selama hampir dua minggu kami berkeliling mulai dari

Read More

Drama Korea

Akhir-akhir ini rada sakaw drama Korea. Kayak banyak serial Korea tapi males juga nonton buang-buang waktu kalau ceritanya typical. Typical drama Korea is di mana ada pria wanita dengan kesenjangan sosial yang luar biasa dan banyak chaebol chaebol muda tampan. Yakali kan late 20 jadi CEO padahal kerjanya ga ngapa-ngapain malah cinta-cintaan.

Well, gw selektif begini semua salah Goblin (?)! Mana kebayang cerita yang isinya goblin, grim reaper, deity dan goblin bride bisa feels so relatable. Begitu juga dengan kisah alien yang ratusan hidup di bumi dan jatuh cinta sama artis cacat jiwa (red: My Love from Another Star (Kim So Hyun, Jun Ji-hyun)). Atau cerita punya pacar siluman rubah ekor sembilan (red: My Girlfriend is a Nine-Tailed Fox (Shin Min-Ah)). Kreativitas dalam cerita yang mereka buat sangat menakjubkan. Setelah menonton serial-serial yang seperti itu, entah kenapa kok makin males sama cerita yang “gitu-gitu aja”.

Read More

Apa sih namanya…

…kalau suka gonta ganti theme blog tapi jarang posting?

Well, setelah masa kuliah, blog ini emang jarang banget di-update. Entah mengapa. By the way, hari gini masih jaman ga sih baca-baca, nge-follow dan nge-link blog orang? :))

Read More

Rating Sosial

Minggu lalu (well, I wrote this post 6 weeks ago and it ended up on the draft folder. I should consider renaming this blog as “Always draft, never publish” -_-) saya menghabiskan waktu liburan di Bekasi. Karena mobil rusak dan musim hujan, alhasil saya sangat mengandalkan aplikasi online cem Grab, Gojek dan Uber. Yeay yeay akhirnya pakai aplikasi kekinian rakyat Indonesia juga. :’)

Note: Sebelumnya, saya hanya menggunakan Uber di Jeddah dan menggunakan Grab saat berlibur ke KL.

Suatu malam, saya dan keluarga order Uber dari mall mau pulang ke rumah. Setelah beberapa menit, akhirnya mas Uber jemput.

Mas Uber (MU): mbak tadi dapet mobilnya susah ga?

Saya (S): ga, alhamdulillah cepet. Kenapa mas, lagi rame ya?

MU: ga, kok ratingnya rendah banget, mbak?

Read More

Sibuk vs Kurang Perencanaan

Hallo… Happy new year!

Luar biasa, ternyata saya baru saja melewatkan 2016 tanpa nge-blog sama sekali.
“Emang ngapain aja sih?”
“(Sok) Sibuk sist.”

Jadi weekend kemarin saya dan suami menghabiskan waktu di rumah dengan bermalas-malasan. Kemudian, kami menonton TED talks tentang time management gtu lah. Kalau sama suami emang tontonan jadi lumayan berkualitas, begitu suami minggir dari TV, ya nontonnya drama Korea lagi. :p

Berhubung mata ini rabun, saya ga liat jelas pembicaranya siapa, pokoknya mbak mbak. Isi talks dia sih intinya waktu itu stretch-able; tinggal bagaimana kita memprioritaskan dan merencanakan waktu tersebut.

Prioritas

Dalam talks-nya, dia mencontohkan

Read More

Nama

Hai hai hai!

So, semalam saya dan Aditya menghadiri gala dinner buat student dan spouse dalam rangka menjelang wisudaan class of 2015. Biar ga wisudaan, kita sih ikutan aja, karena gala dinner means makan gratis means ga usah masak makan malam, yeay!

Selain makan-makan, di acara ini juga ada hiburan musik-musik lokal yang genrenya itu-itu saja. Sembari menikmati musik Arab ajep ajep, kami melihat ada antrian panjang. Ternyata ada photo booth dan calligraphy booth. Kita pilih calligraphy booth pastinya, karena hellowww photo booth mah di Indonesia banyak beut, di mall ampe nikahan orang juga ada.

Ini hasil kaligrafi nama saya:

PSX_20151216_094306

Kewl yaaa. Si mas nya pasti kalo nulis daftar belanjaan juga enak diliat.

Setelah saya post gambar ini di Path, ada komen dari nak Rousyan tentang penulisan nama saya (yang menginspirasi saya untuk nge-post ini, thanks!).

Nama saya Annisa Fitri. Orang tua memberi saya nama demikian karena saya anak wanita yang lahir saat Idul Fitri, artinya juga wanita yang suci. Aamiin.

Tulisan di atas bacanya Anisah Fitri. Dari awal saya ke Saudi, saya heran kenapa orang Middle East selalu nulis nama saya sebagai Anisah, sampai akhirnya room mate saya pas hajj yang orang Egypt jelasin ke saya.

Read More

Pendidikan

Sebagai pasangan muda yang dikelilingi bapak bapak ibu ibu yang sudah memiliki anak lucu lucu, tentunya banyak banget pelajaran yang bisa saya ambil setiap mereka ngobrol ngobrol. Salah satu topik yang paling heitz adalah tentang pendidikan anak-anak.

Salah satu hal yang unik di compound tempat kami tinggal sekarang ini adalah bahwa community-nya (jauuuh) lebih besar dari kampusnya sendiri. Yang kadang membuat saya bertanya-tanya, apakah selain pusing ngurusin hal akademik, pak rektor juga dipusingkan dengan keluhan community tentang bus kampus yang telat dan atap rumah warga yang bocor? Yang lebih unik lagi, dengan community berjumlah 6000++, sepertiganya adalah bocah, dan membuat jumlah student di school >>> student di university.

Sekolah di sini berkurikulum internasional, yang tentu sangat berbeda dengan kurikulum di Indonesia. Di kurikulum ini si anak lebih diarahkan untuk mengenal diri dan potensinya. Kalo suka science ya monggo, kalo anaknya art abis ya monggo. Mereka bahkan dibukakan wawasannya tentang

Read More

Language Gap

Haloh! Apa kabar dunia?
Sekarang aku udah kerja loh! 😊

Alhamdulillah 4 bulan yang lalu setelah galau berkepanjangan akhirnya dapet panggilan interview juga. Dan alhamdulillah lancar, langsung diterima dan mulai kerja.

Sekarang aku kerja di salah satu research center di kampus mas nya, jadi admin assistant. Kirain jadi admin assistant santai santai lucuk, ternyata ga juga sih, soalnya kita ngurusin 8 professor dan 100-an postdoc & student. *mabok*
Kerjaannya mulai dari yang penting ampe “penting banget”. Mulai dari ngurusin conference, sampai ngurusin keluhan orang-orang tentang paper shredder yang ga berfungsi karena kepenuhan. 😅

Salah satu yang jadi masalah saat kerja di luar ini adalah urusan komunikasi. Apalagi berinteraksi dengan orang yang nationality dan bahasanya berbeda-beda. Di suatu team lunch, saya baru ngeh kalau kita duduk berdelapan dan nationality-nya ga ada yang sama. Cool!

Dalam komunikasi berbahasa asing, kadang saya wonder apakah orang ngerti dan nangkep, apakah maksud saya tersampaikan, apakah kalimat dan pilihan kata yang saya lontarkan umum digunakan sama native speaker.

Read More