Axel

This post is dedicated to my beloved dog, Axel. :)

Axel (2005 - 2012)

Tahun 2005 saya iseng-iseng ikut seleksi AFS. Untuk urusan administrasi akhirnya saya beberapa kali ke daerah Menteng dan lewat Taman Lawang. Iya Taman Lawang yang itu yang terkenal itu. Selagi matahari masih bersinar, di Taman Lawang banyak yang jualan anjing-anjing kecil. Puppies! Kalau matahari terbenam ya jadi Taman Lawang yang terkenal itu.

Saat itu saya bener-bener ga suka anjing, takut, cuma berani liat aja karena anak anjing lucu-lucu, bogel, imut dan super cute. Setelah iseng liat-liat akhirnya pulang ke rumah bawa anak anjing, umurnya sekitar 2 bulan. Hewan pertama saya seumur hidup! Saya kasi nama Axel. Walaupun akhirnya nama panggilan dia jadi macem-macem, Acan, Popoy, Jetjet, Nyonyo, Cocoroco. :D Read More

is it wrong to be different?

Setelah membaca judul di atas, jangan berharap terlalu banyak dari tulisan ini. Saya bukan mau memberi kata-kata manis penyejuk jiwa pemberi inspirasi. Ini hanya cerita tentang hamster saya.

Cerita ini bermula kurang dari 3 bulan yang lalu ketika saya diberi hamster oleh seorang teman. Kedua hamster itu akhirnya saya beri nama ‘satu’ dan ‘dua’. Alhamdulillah yah, hamster nya masih hidup sampai sekarang. And guess what? Dua ekor hamster tersebut sudah berkembang biak jadi lima! Pada kelahiran pertama, ‘dua’ melahirkan 2 ekor hamster, mati satu, hidup satu, dan saya beri nama ‘tiga’. Beberapa saat kemudian, ‘dua’ melahirkan lagi 3 ekor hamster, mati satu, hidup dua, dan saya beri nama ’empat’ dan ‘lima’.

Hamster oh hamster, hidupnya cuma makan-main-tidur-kawin. -__-

Oh iya, yang di bold itu nama-nama hamster ya. Saking terlalu cepat perkembangbiakannya, saya jadi males kasi nama. :P

So, there’s this one different hamster. ‘Tiga’ atau yang biasa saya panggil ‘frik’. Iya dia emang freak. Agak berbeda juga dengan lainnya. Secara fisik, bulunya sangat jelek, terlihat selalu basah walaupun tidak. Ketika bapak dan ibunya merupakan jenis golden red eye, dia malah berwarna kusam dan agak hitam. Matanya agak sipit, tidak belo’. Dan ekornya agak panjang, 2 sampai 3 kali lebih panjang dari hamster jenisnya. :-S

Secara kelakuan, dia memang freak. Selalu merespon dengan lebay dan sering mencicit. Ga mau disentuh dan akan telentang kaget bisa disentuh saat terpojok. Ahh freak sekali si ‘frik’. -_-

Oh iya, si ‘frik’ ini berjenis kelamin betina. Beberapa waktu yang lalu, dia melahirkan 3 ekor hamster dan semuanya dia makan. Ahh freak sekali si ‘frik’. -_-

Tapi akhir-akhir ini saya suka kasian. Ketika ’empat’ dan ‘lima’ sudah mulai besar, si ‘frik’ jadi sering disiksa oleh adik-adiknya. Suara mencicit pagi siang malam pun terdengar di rumah. Kadang bapak dan ibunya juga menyiksa dia. Kalau yang lain sedang tidur, dia makan atau lari-lari di wheel. Kalau yang lain beraktivitas, dia tidur di rumahnya, mojok. Suka ga tega liatnya. :'(

Kenapa dia dimusihin sama keluarganya sendiri ya? Apa karena dia terlihat jelek dan berbeda? Kenapa ya? Kenapa ya? Kenapa ya? :(

Jadi bingung kan gimana mau nempatin dia. Masa’ iya saya harus beli akuarium khusus untuk dia seekor. Ahh galau sesi pagi gara-gara hamster ini namanya. :(