Jalan-jalan ke Kolmården Djurpark

Hej hej!

Minggu ini liburan musim panas dimulai, maka daycare anak pun libur selama tiga minggu. Supaya bisa menikmati liburan dengan leluasa, akhirnya suami pun mengambil cuti di saat yang bersamaan. Lagipula, biasanya di masa liburan musim panas seperti ini, kantor isinya sepi. Karena berjalan-jalan jauh sangat tidak memungkinkan, kami berencana untuk mengeksplorasi area sekitar kota Linköping. Destinasi pertama pun jatuh kepada Kolmården Djurpark.

Kolmården Djurpark (Kolmården Wildlife Park) adalah kebun binatang yang terletak di kota Norrköping. Untuk menuju ke sana, kami menggunakan kereta ke Norrköping centralstation dan dilanjutkan dengan bus yang berhenti tepat di depan kebun binatang, dengan total waktu tempuh sekitar satu setengah jam.

Agar tidak terjadi penumpukan jumlah pengunjung, saat ini tiket ke Kolmården tersedia online dan calon pengunjung harus memilih waktu kunjungan terlebih dahulu. Karena cuaca di musim panas ini tidak bisa ditebak, sebelum membeli tiket, hampir setiap hari kami memantau ramalan cuaca untuk memilih hari yang cerah, hahaha.

Maps: Kolmården Zoo


Impresi pertama saat tiba di Kolmården adalah, waw luaaas! Dengan luas area sekitar 1.5km2, Kolmården merupakan salah satu kebun binatang terluas di Scandinavia. Di tempat ini, mereka menampung sekitar 80-an spesies, mulai dari gajah, red panda, sampai dolphin.

Sejauh ini saya hanya pernah mengunjungi sedikit kebun binatang, diantaranya yaitu Kebun Binatang Ragunan, Kebun Binatang Bandung, dan Ocean Park Hong Kong. Kalau biasanya di kebun binatang lain enclosure hewannya sangat kecil (dan cenderung sempit), di Kolmården ini luas sekaliii. Biasanya kan kalau ke kebun binatang, kita disuguhi pemandangan hewan di dalam kandang kecil atau kandang kaca dengan sedikit bebatuan dan tumbuhan (agar terlihat netcyurel, tapi boong lol), nah di sini area hewan dan area hijaunya sangat luas. Kita seakan-akan masuk ke nature reserve yang sudah dibuat human-friendly. Beneran serasa kita yang bertamu ke rumah hewan-hewan. <3

 

“Kerugian” dari area hewan yang luas buat para pengunjung ya selain capek jalan nanjak sana-sini adalah sulitnya untuk memfoto dengan kamera ponsel yang pas-pasan. Selain itu, apabila hewannya pemalu, kecil, dan tidak terlalu mentereng, bisa jadi kita tidak sempat melihat mereka sama sekali, misalnya di bukit berisi lynx yang kami tunggu namun tidak muncul-muncul. Atau di bukit isi wolverine yang hanya sempat kami lihat sepersekian detik. Atau, di satu area yang konon isinya ada anjing hutan, tapi setelah tawaf satu putaran tetap tidak terlihat.


Selain melihat hewan-hewan, di Kolmården terdapat beberapa atraksi anak-anak yang berlokasi di Bamses Värld (Bamse’s World). Bamse–världens starkaste björn (the world’s strongest bear) yang merupakan bapak beranak empat merupakan salah satu kartun asli Swedia favorit si bocil. Well, dia sebenarnya belum pernah nonton atau baca, namun di daycare mereka suka nyanyi-nyanyi soundtrack Bamse, hahaha. Sayangnya, lagi-lagi karena Corona, atraksi di Bamse’s World hampir semua tutup (kecuali roller coaster anak-anak). Atraksi roller coaster Wildfire untuk pengunjung dewasa pun tutup. Untungnya, para karakter Bamse masih berkeliaran sesekali, jadi bocil pun cukup senang berfoto dengan Lille Skutt.

20200706_114244

Saya, bocil, dan Lille Skutt

Selain Bamse’s World, area lain yang menarik untuk anak adalah dolphinarium. Sebenarnya saya sebisa mungkin tidak mau menonton atraksi hewan karena konon penuh dengan unsur eksploitasi dan latihan yang penuh dengan kekerasan, hiks. Namun kali ini, kami pun akhirnya menontonnya. Sayang anak, sayang anak.

Untungnyaaa…, atraksi dolphin di sini cukup berbeda dengan di tempat-tempat lain! Dolphin di sini dilatih tanpa menggunakan kekerasan. Selain itu, atraksinya pun jauh dari unsur eksploitasi. Setelah duduk berlama-lama, ga ada tuh atraksi lompat tinggi, lewatin ring api, atau berhitung. Ternyata isinya bagi-bagi makanan ke dolphin doang, sesekali melompat lah biar pengunjung senang, hahaha.


Dengan area yang sangat luas, walaupun saat ini kebanyakan show tutup, masih cukup banyak aktivitas yang ditawarkan di Kolmården Zoo. Salah satu hal menarik yang tidak sempat kami coba adalah safari gondola. Dengan menggunakan gondola, kita dapat melihat hewan-hewan seperti jerapah, zebra, moose, dan singa dari atas. Sayangnya saat itu antrian gondola sangat padat (dan bikin paranoid, apalagi di jaman penyakitan seperti ini), kami pun sudah lelah naik-turun bukit, hahaha. Untuk memotong antrian, kita bisa sih membeli tiket pass, namun harganya lumayan. :|

Selain itu tersedia juga petting zoo di mana pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan hewan ternak. Sayangnya, anak saya sedang tidur ketika kami melewati area tersebut, hari pun sudah sore. Yowis deh ya ga jodoh. Sebenarnya kita bisa sih berinteraksi langsung dengan hewan-hewan yang jinak. Namun lagi-lagi mesti bayar, hahaha. Padahal yaa aku mau banget lhooo main-main sama capybara. Setelah selama ini mengagumi lewat layar kaca, akhirnya bisa ketemu langsung. *terharu*


Kami menghabiskan waktu selama hampir enam jam berputar-putar di Kolmården (dan rasanya masih kurang!). Karena tau bakal melewatkan waktu makan siang di dalam kebun binatang, kami pun membawa bekal dari rumah. Ternyata, walaupun banyak area yang tutup, beberapa kios makanan tetap buka. Ada makanan Mexican, hot dog, dan kebab. Heuu…sebenarnya makanan khas Swedia ini apa sih, kok ke mana-mana nemunya kebab, pizza, shawarma terus, hahaha.

Enaknya di sini adalah ke mana pun kita pergi, pasti ada aja meja piknik dan lahan untuk buka tikar. Bahkan di salah satu area makan, disediakan juga microwave untuk menghangatkan makanan.

Saat itu, kami membawa kimbab, serta kentang dan fish nugget untuk bocil. Tidak lupa membawa minum, chips dan cookies untuk snack. Saya pikir, bawa kimbab beserta saus gochujang ke kebun binatang sudah termasuk persiapan yang lebay gila. Ternyata jiwa piknik masyarakat setempat mengalahkan “keniatan” saya.

Ketika kami makan siang di salah satu meja piknik, bau makanan dari meja sebelah nikmat luar biasa. Ternyata mereka adalah keluarga Asia-Swedia yang membawa bekal lengkap nasi, lauk, lalap, sambel. Wkwkwk bikin iri aja. Tidak lupa juga mereka membawa cooler box beserta termos kopi.

Di meja lain, mereka membuka bekal pasta dan salad (dengan membawa dressing sebotol-botol), serta pancake untuk anaknya (dengan membawa berbagai macam topping dan juga selai sebotol-botolnya).

TOTALITAS.

Oiya, tidak jauh dari pintu masuk kebun binatang, kita bisa mengambil child’s wristband (yang bisa kita tulis nama anak dan nomor kontak orang tua; bisi anaknya hilang). Tidak jauh dari situ, kita bisa menyewa stroller seharga 90 SEK atau pull cart seharga 60 SEK. Awalnya saya heran, untuk apa ya pakai pull cart segala. Ternyata, banyak juga keluarga yang membawa benda sejenis atau menyewa di tempat untuk membawa gembolan pikniknya, wkwkwk.

images

Pull cart kayak gini…


Jalan-jalan kali ini sangat berkesan untuk saya karena tempatnya yang menarik dan ini juga kali pertama kami mengajak anak ke kebun binatang. Tapi, apakah berkesan untuk anak saya? Entahlah…hahaha.

Supaya dia banyak cerita dan banyak bicara, biasanya saya suka bertanya-tanya sebelum tidur tentang harinya. Reviewing the day. Well, dia ingat beberapa hal sih, misalnya dolphin yang lompat-lompat atau red panda yang makan daun di pohon. Namun, nampaknya dia lebih ingat pada hal-hal random di hari itu, misalnya anak-anak yang main lempar-lemparan boneka di rumput, papan iklan es krim di tengah jalan, atau saat dia pergi ke supermarket dekat rumah dan menekan tombol lift. -__-

Mungkin ini alasan bahwa umur segini masih ga bayar tiket masuk. Rugi bos! :))

Akhirnya, setiap jalan-jalan bersama anak mengajarkan hal baru kepada saya dan suami, misalnya untuk santai dan tidak terlalu ambis dalam berjalan-jalan, bahwa terkadang maunya ABCD tapi kondisi (dan mood anak) berkata lain, dan bahwa nampaknya bocil lebih terkesan dengan aktivitas di mana dia sendiri involved dan ikut bergerak (bukan yang di dorong-dorong di stroller doang).

So, ke mana lagi kita selanjutnya?

2 comments

  1. adnabilah · July 22

    Mbak, aku salfok sama cardigannya, lucu bangetttt. Btw salam kenal dari follower baru!

    Like

    • annisa · August 21

      Salam kenal juga. Terima kasiiih! Hahaha itu jaketnya beli di nadjani.com pas pulang ke Indonesia :D

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s