Jalan-jalan ke Malmö

Malmö merupakan kota terbesar di Skåne county dan ketiga terbesar di negara ini setelah Stockholm dan Göteborg. Saat Natal kemarin, kami secara impulsif berangkat ke Malmö karena ternyata suami mendapatkan cuti seminggu dari kantor. Baik banget ya, padahal baru kerja dua bulan. Kalau kerja 2 bulan aja dikasih cuti seminggu, apakah kerja setahun penuh cutinya jadi 1,5 bulan??? :))

Malmö adalah kota pesisir laut yang terletak di bagian selatan Swedia. Karena letak geografisnya, konon suhu di kota ini relatif lebih hangat daripada kota lainnya. Tapi boong deng, hahaha. Saat kami ke sana, sayangnya cuaca ternyata sedang mendung dingin tak bersahabat.

Perjalanan ke Malmö dari Linköping memakan waktu sekitar 3 jam. Kami menggunakan kereta Snälltåget yang ternyata juga menyediakan sleeper train ke Berlin. Wow jadi kangen backpacking berdua suami, tidur di kereta, nginap di hostel murah, makan di pinggir jalan, jalan kaki dari pagi sampai malam. Bye bye masa-masa young and wild and free. Sekarang jalan-jalan sebentar aja bawaannya koper, stroller, diaper bag lalala, makan dan menginap juga di tempat yang kids-friendly. :))

Oh iya, di Malmö kami tinggal selama 7D6N. Alhamdulillah dengan kebaikan Syafiq dan Icut, kami bisa menginap di apartemen mereka di Malmö selagi mereka tinggal di Lund.

Transportasi

Transportasi utama di Malmö adalah bus dan kereta. Tiket keduanya dapat dibeli melalui apps Skånetrafiken, persis seperti di Linköping dengan Östgötatrafiken-nya. Tiket tersedia dalam bentuk single-ticket, 24-hour ticket, 30-days ticket, dan 365-days ticket. Karena kami hanya berlibur selama enam hari, kami memutuskan untuk membeli tiket harian seperlunya saja, kalau dekat-dekat mah jalan kaki aja lah biar hemat, sekalian liat pemandangan juga, hahaha. Oh iya, harga tiket di sini pakai sistem zona; dalam Malmö saja, greater Malmö, atau lebih luas lagi, misalnya ke Copenhagen, Denmark.

Makanan

Di Malmö banyak sekali pendatang dari Timur Tengah. Saking banyaknya, seringkali saya lupa kalau kami masih di Swedia. Bagaimana tidak, sejauh mata memandang adanya restoran kebab dan butcher halal. Selain itu, orang di kanan-kiri pun berbicara bahasa Arab; yang sampai sekarang saya hanya bisa menangkap “yalla, yalla!”.

Hal ini tentunya menambah keragaman jenis makanan di Malmö serta memudahkan pencarian makanan halal. Asal ga bosan dengan kebab dan grill, gampang banget lah kalau mau makan, soalnya logo halal beneran ditempel di depan toko. Walaupun begitu, makanan ter-memorable selama di Malmö justru makanan Thailand di Tamnack Thai. Restoran kecil dengan model seperti warteg hanya memiliki 8 item di menunya. (((WARTEG))) Karena makanannya sudah siap, jadi kita tinggal tunjuk, bayar, makan! Selain murah (hanya 70 SEK per porsi), rasa makanannya sangat enak dan Asia sekali alias berbumbu, hahaha. Sayangnya restoran ini hanya menerima tunai dan Swish sebagai metode pembayaran. Swish sendiri adalah mobile payment yang hanya tersedia untuk pemegang akun bank Swedia. OOT, karena di sini cashless banget, saya suka heran dengan bisnis yang tidak menerima card payment. Apakah mereka tidak mau terdeteksi? Apakah ini bisnis cuci uang? Hahahahaha.

Maps: Tamnack Thai

Places of interest

Entahlah mungkin udara yang dingin, cuaca yang gloomy, atau mungkin lelah menghadapi tantrum anak, tapi rasanya tidak banyak yang bisa dinikmati di Malmö. Akhirnya kita muter-muter aja di Gamla Staden.

Stortorget dan Lilla torg

Seperti kota tua lainnya, Stortorget dan Lilla torg ini cantik banget. Plaza yang dibangun pada abad ke-16 ini luas sekali. Di sekitarnya, bangunan-bangunan tua pun masih terjaga dengan baik. Sebagai tukang foto amatir, rasanya banyak sekali spot foto menarik karena foto ke arah manapun bagus! Salah satu objek foto yang terkenal adalah Optimistorkestern di dekat Apoteket Lejonet, apotek yang bentukannya jadul banget (dibangun di abad ke-16) tapi masih berfungsi sampai sekarang.

Sebagai salah satu square terbesar di daerah Malmö, Stortorget ini seringkali menjadi pusat acara dan festival. Saat kami ke sana, kebetulan sedang ada festival game yang seru menarik banget isinya. Selain itu, area ini juga dipenuhi tempat berbelanja dan restoran.

Maps: Lilla torg, Stortorget

Slottsträdgården

Taman luas yang mengelilingi Malmö Castle ini masih terletak di area Gamla Stan dan hanya berjarak kira-kira 15 menit jalan kaki dari Stortorget. Salah satu objek yang menarik di taman ini adalah windmill yang dibangun pada abad ke-19. Selain itu, taman ini juga dipenuhi dengan taman-taman tematik yang lebih kecil. Pastinya hal ini akan sangat menarik dan berwarna saat musim semi atau panas tiba. Sayangnya saat itu sedang winter dan dull.

Senangnya jalan-jalan random ke taman gini adalah hening, tapi ga merasa kesepian. Ada aja orang yang melakukan aktivitas ini itu; bawa anaknya jalan, lari bersama anjingnya, bahkan lagi canoe-ing atau latihan dragon boat di perairan yang mengelilingi taman ini. Pasti pemandangan ini akan lebih menarik ketika summer di mana orang-orang berhamburan ke luar rumah buat piknik.

Maps: Slottsträdgården

Triangeln

Sebenarnya agak mengherankan kan ya udah jauh-jauh ke Malmö kok mainnya ke mal? Soalnya udah bingung mau ngapain dan di Linköping ga ada mal beneran. Atuhlah mal di Linköping sama Plaza Semanggi levelnya juga masih kalah. Hahaha, sad. Pantesan teman yang suaminya orang Swedia kalau lagi pulang ke Jakarta tiap hari mesti nge-mal. Udah gitu katanya pas masuk GI terpana dan foto-foto. :))

Seperti pusat perbelanjaan pada umumnya, di Triangeln shopping mall ini banyak outlet-outlet dengan variasi barang yang menarik, mulai dari baju, perlengkapan olahraga, sepatu, baju anak, elektronik, perhiasan, dan sebagainya. Selain itu, kelebihan lainnya adalah bangunannya yang modern, tepat di depan train station, dan banyak restoran!

Maps: Triangeln shopping mall

Malmö stadsbibliotek

Karena hampir seminggu kita muter-muter ke sana ke mari tapi bos kecil nampak bad mood dan kurang berkesan, mari kita hibur dengan main-main ke perpustakaan!

Dari luar, Malmö stadsbibliotek ini bangunannya sangat antik, bagus! Walaupun begitu, dalamnya sangat modern.

Menurut saya, children section di Malmö stadsbibliotek ini bagus banget, terbagus yang pernah saya lihat! Di pintu masuknya tersedia parkiran buat stroller, loker sepatu, dan gantungan jaket. Ketika masuk ke dalam, areanya sangat luas dan dilengkapi buku-buku dengan beragam bahasa. Selain itu, banyak aktivitas juga buat anak-anak, misalnya menggambar, mewarnai, atau bermain-main. Kalau tiba waktunya makan juga ga perlu khawatir karena di sana tersedia meja, high chair, dan microwave. Luv!

Maps: Malmö city library

Pildammsparken

Hari terakhir, udah bingung mau ngapain akhirnya kita menghabiskan waktu dengan jalan kaki ke Pildammsparken.

Pildammsparken ini sangat luas! Saking luasnya, ada beberapa danau pond di tengah-tengahnya. Buat anak-anak tersedia playground untuk bermain, yang suka olahraga juga ada alat-alat berolahraga gitu. Cocok deh tempatnya buat lari, jalan sore, atau piknik. Kayaknya bakal menarik banget kalau datang ke sini saat musim semi.

Oh iya sunset hari itu bagus banget, ungu!

Maps: Pildammsparken


Lah liburan seminggu kok destinasinya sedikit banget? Soalnya, pas kita ke Malmö, kita juga menghabiskan beberapa hari untuk ke Lund dan Copenhagen. Nantikan ceritanya kalau saya tidak malas menulis! :))

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s